Ditinjau dari historisnya, Pendidikan Keaksaraan (PK) di Indonesia yang lazim disebut dengan Pemberantasan Buta Aksara telah melalui kurun waktu dan proses yang sangat panjang. Kegiatan PBA diawali sejak perang kemerdekaan, dimana para gerilyawan yang sudah dapat membaca, menulis, dan berhitung secara aktif mengajari rekannya yang belum dapat membaca dan menulis. Hingga saat ini PK (Pendidikan Keaksaraan) masih merupakan salah satu program pendidikan yang cukup penting. Pelaksanaan Pendidikan Keaksaraan (PK) yang dilaksanakan secara terencana dan terprogram dimulai sejak tahun 1964 yang terkenal dengan Pemberantasan Buta Aksara Tradisional. Dilihat dari persentasenya, jumlah buta aksaradari tahun 1945 s.d bulan Agustus 2008 menunjukan penurunan yang sangat dramatis.Jumlah buta aksara usia 15 tahun ke atas pada bulan Agustus tahun 2008 sekitar 10,16 juta jiwa. Jumlah buta aksara di Indonesia yang masih besar menyebabkan perinkat Indonesia dalam Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index - HDI) 2005 menempati posisi 110 dari 177 negara, kemudian pada tahun 2006 meningkat menjadi urutan 108. Peningkatan tersebut, salah satunya disumbang oleh PBA.
Translate
Postingan Populer
-
Pengertian : Peningkatan Mutu Kelembagaan FK-PKBM merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan forum, kemampuan ...
-
Dari Dirjen PAUD dan Dikmas dapat diketahui bahwa prosedur untuk mendirikan dan mendapakan NPSN Satuan Pendidikan Non Formal Pusat Kegi...
-
Dibawah ini adalah beberapa Foto yang saya dapati di dalam album rekan facebook. yang menurut saya sangat unik sekali...dan saya baru pertam...
-
Salam Diksetara Sahabat..... Banyak sekali teman-teman Operator PKBM yang mengeluh karena gak bisa login di aplikasi verval pd . ...
Labels
PKBM
(282)
artikel
(196)
Apakah
(187)
MPLIK Ronaa
(170)
oasis
(117)
Kursus
(108)
international
(108)
diksetaraonline
(106)
Beasiswa
(96)
Internet sehat
(88)
TBM
(88)
Produk
(67)
Profil
(65)
BISNIS
(50)
instastory
(50)
Loker
(48)
Cermin
(47)
tutorial
(47)
Download
(34)
beasiswapendidikan
(6)



0 komentar:
Posting Komentar