COMMUNITY LEARNING CENTRE ACTIVITIES

Translate


Postingan Populer

Pendaftaran Peserta Didik

0 komentar
MENERIMA PENDAFTARAN PESERTA DIDIK T.A. 2014/2015

PKBM RONAA membuka peluang pendaftaran peserta didik bagi saudara-saudara semua yang ingin mengenyam pendidikan gratis (dibiayai oleh pemerintah) atau istilah yang popular saat ini BEASISWA melalui Pendidikan Kesetaraan.

Pendidikan Kesetaraan adalah merupakan program pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat secara berjenjang. Dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Non Formal Informal (Ditjen PNFI) serta Satuan Pendidikan Penyelenggaraan yang direkomendasikan oleh Pemerintah diantaranya adalah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) untuk di Wilayah Kota Metro Lampung tepatnya di Kelurahan Metro Kecamatan Metro Pusat yaitu PKBM RONAA.

Apa saja Pendidikan Kesetaraan itu? diantaranya adalah Paket A (setara SD), Paket B (Setara SMP) dan Paket C (Setara SMA). Lalu siapa saja yang dapat mengikuti program pendidikan Kesetaraan tersebut?.silahkan baca dan download brosur dibawah ini :


Jika sudah membaca dan memahami brosur tersebut, dan jika saudara sendiri, atau sanak saudara, tetangga, adik, kakak ataupun orang orang terdekat di sekitar saudara yang mengalami masalah pendidikan yaitu putus sekolah di tingkat SMP dan SMA, maka datanglah kepada kami, dan kami akan berikan solusi. :)

Silahkan saudara-saudara mendownload pada sisi sebelah kanan layar web blog kami
1. formulir pendaftaran
2. surat pernyataan.

atau saudara dapat datang langsung ke kantor PKBM RONAA :)
keuntungan bagi peserta didik yang masuk ke Pendidikan Kesetaraan PKBM RONAA langsung dapat mengikuti program Life Skill Kursus Teknologi Infoemasi di LKP RONAA dengan tambahan Internet Gratis...semua fasilitas disediakan untuk saudara sekalian.


Untuk mengetahui lebih lanjut, saudara dapat menghubungi kami atau bisa langsung datang sendiri ke Kantor kami. Salam Optimis :)



















UNPK hanya sekali, Pasca UN

0 komentar
Berdasarkan Permendikbud nomor 144 Tahun 2014 ujian nasional pendidikan kesetaraan (UNPK) tahun 2014/2015 dilaksanakan hanya sekali. Pelaksanaan UNPK Paket C setelah ujian nasional SMA/SMK.








Pada pasal 15 ayat (1) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 144 Tahun 2014 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan dan Ujian Nasional, dinyatakan bahwa “UN untuk sekolah/madrasah dan pendidikan kesetaraan dilaksanakan 1(satu) kali dalam satu tahun.” Pada tahun sebelumnya pelaksanaan UNPK Paket C dilaksanakan dua kali, tahap pertama dilaksanakan pada hari yang sama dengan UN SMA/SMK yaitu pada bulan April 2014 dan tahap kedua pada bulan Agustus 2014.

Peserta UNPK Paket C yang tidak bisa mengikuti ujian karena alasan tidak bisa menginggalkan pekerjaan serta alasan lain yang sah dapat mengikuti ujian susulan. Ujian susulan dilaksanakan satu minggu setelah pelaksanaan UNPK.

Ujian susulan berbeda dengan ujian tahap kedua pada tahun sebelumnya yang bisa menyusun atau mengusulkan data nominatif tambahan untuk tahap kedua, sedangkan ujian susulan peserta sudah terdaftar pada daftar nominatif tetap (DNT). Tidak ada lagi DNT tambahan sebagaimana ujian dua tahap.

Pada pasal 15 ayat (2) disebutkan bahwa pelaksanaan UN SMA/SMK pada bulan April 2015. Lalu kapan pelaksanaan UNPK Paket C?


Pasal 15 ayat (3) menjelaskan bahwa UNPK Paket C dilaksanakan setelah pengumuman hasil UN SMA/SMK. Jadi tahun mendatang pelaksanaan UNPK tidak lagi bersamaan hari dengan UN SMA/SMK. Pelaksanaan UNPK setelah UN SMA/SMK mengandung maksud agar peserta didik SMA/SMK yang tidak lulus UN bisa mengikuti UNPK Paket C/Paket C Kejuruan. sumber : klik , download permendikbud

PEMUDA

0 komentar
“ PEMUDA ”

Pemuda harapan bangsa, bawa ilmu dan taqwa

Bersatu bersama-sama membangun akhlak mulia

Walaupun kulit dan warna sukumu berbeda

Berjuang tanamkan cinta tawarkan keseluruh dunia

Ilmu sungguh bermakna amalmu lebih berguna

Namun, ilmu tanpa taqwa pasti menjadi bencana

Pasti engkau menderita

Ingatlah sejarah dunia manusia adam dan hawa

Tumbuh-tumbuhan dan bunga

Lebah madu dan udara

Muka bumi dan semesta di cipta untuk hambaNya

Tuhanlah pencipta pengasuh semua makhluknya

Pemuda mari berjuang ilmu amalmu berkembang

Menyeru sepanjang waktu pasrah ke yang maha mampu

Dekat ke maha sang guru

Syair "Ummu Mayada"

----&&&&&&---


SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA



Pernyataan popular Sukarno “Berikan 10 orang pemuda dan aku akan mampu memindahkan sebuah gunung dan berikan aku 100 orang pemuda maka aku akan dapat menggerakkan dunia”. Berbicara masalah pemuda berarti berbicara tentang masa depan karena dia adalah generasi pewaris yang akan mengganti estafet kepemimpinan sebuah generasi. Sosok pemuda mempunyai nilai sejarah tersendiri. Perubahan masa ke masa tidak lepas dari tangan pemuda, sebut saja revolusi Perancis yang dipengaruhi seorang pemuda Robespierre yang menjalankan pemerintah teror di Perancis. 

Pada abad pertengahan, Jenghis Khan penguasa Mongolia yang sejak muda telah meluaskan daerahnya hingga menyentuh kekuasaan Islam, Abbasiyah bahkan, cucunya, Hulaghu Khan dan tentaranya akhirnya berhasil menumbangkan kekhalifahan besar pada masa itu. Langkah Mongol dihentikan oleh seorang panglima muda dari Mesir bernama Saifuddin Qutz dalam Perang ‘Ain Jalut. Ada pula Muhammad Al Fatih (21 tahun) pembebas Konstatinopel, ibukota Romawi Timur sebagai kota yang sulit dibebaskan oleh Khalifah-khalifah sebelumnya. Di era modern ini, tragedy Tianamen (1989) di Cina digerakan oleh Pemuda, termasuk kejatuhan rezim Tunisia dan Mesir di tahun 2011 tidak lepas dari tangan pemuda.

Di Indonesia, pemuda aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan di masa penjajahan Belanda melalui Budi Utomo, gerakan Muhammadiyah nya, Syarikat Dagang Islam nya, dan sebagainya. Peran pemuda dalam Kemerdekaan RI 1945, perubahan dari Orde Lama ke Orde Baru 1966, dari Orde Baru ke Orde Reformasi 1988, atau beragam aksi tuntutan terhadap penguasa saat ini  yang selalu dikomandoi oleh para pemuda

Dalam sejarah perjuangan bangsa, kepeloporan pemuda selalu tampil sebagai kekuatan penentu. Mereka adalah kelompok intelektual yang karena usia dan tingkat perkembangannya, memiliki idealisme yang tinggi, semangat pengabdian tanpa pamrih, dan rela berkorban demi kepentingan bangsa. Meskipun berasal dari latar belakang sosial, budaya, organisasi, bahkan ideologi yang berbeda, namun karena persamaan nasib sebagai bangsa yang dijajah, mereka menyatukan diri sebagai satu bangsa dan dalam kesatuan itu mereka berjuang bersama-sama melawan penjajah

Upaya pembentukan bangsa Indonesia sebagai nation telah dirintis oleh para pemuda pada awal abad ke-20, yaitu menumbuhkan kesadaran nasional di kalangan rakyat melalui organisasi-organisasi pergerakan nasional. Pergerakan nasional merupakan alternatif baru perjuangan untuk menghapuskan penjajahan setelah cara lama yaitu perjuangan bersenjata, mengalami kegagalan. Kevakuman dalam kepemimpinan perjuangan setelah para raja dan bangsawan berhasil dipaksa oleh Belanda menandatangani korte verklaring (tentang penyerahan yang harus ditandatangani oleh para raja-raja/penguasa daerah yang tertangkap dan menyerah oleh Belanda), diisi oleh para pemuda. Sebagai golongan terpelajar, mereka belajar dari sejarah. Kegagalan perjuangan masa lalu memberi pelajaran para mereka, bahwa perlawanan yang terpisah-pisah dan hanya bertumpu pada kharisma pemimpin tidak mungkin berhasil mengalahkan penjajah. Karena itu dicari taktik yang sepadan dengan taktik yang dipakai penjajah. Karena Belanda berhasil menanamkan kekuasaannya dengan taktik memecah belah, maka untuk melawannya harus dipergunakan taktik persatuan. Untuk itu rasa persatuan perlu ditanamkan dengan menyadarkan rakyat bahwa mereka itu memiliki persamaan nasib sebagai bangsa terjajah. Sebagai wadah, dipergunakan organisasi modern, melalui mana kesadaran sebagai satu bangsa ditanamkan secara berangsur-angsur.

Untuk itu, mari kita bersama-sama berefleksi diri untuk mengembalikan semangat Sumpah Pemuda dengan sebenar-benarnya. Jangan sampai momentum ini hanya menjadi sekadar seremonial belaka. Siapa pun yang mengaku pemuda, terutama mahasiswa wajib menyadari peran mereka bagi masa depan bangsa sehingga sudah seharusnya dapat memaknai, memahami, dan menghayati serta mampu mengejawantahkannya dalam menjawab segenap problematika bangsa minimal di lingkungan sekitarnya.

Jadi, walaupun berbeda setting waktu dan situasi ketika Sumpah Pemuda dideklarasikan 28 Oktober 1928 dengan saat ini, namun orientasi, peran dan idealisme semestinya tetap kita pegang teguh untuk menjawab persoalan kebangsaan dengan cara-cara yang relatif berbeda. Perjuangan pemuda kini jelas bukanlah angkat senjata/bambu runcing yang dihadapkan dengan imperalisme penjajah maupun gerakan komunis secara fisik (PKI) ataupun musuh bersama berupa penguasa/ rezim otoriter. Namun masalah saat ini bagi pemuda adalah diperhadapkan pada permasalahan bangsa yang menjadi tanggung jawab kita bersama, mulai dari korupsi, kemiskinan, penganguran dan pembodohan.



Rute Bimbingan Teknis

0 komentar
BIMBINGAN TEKNIS
PENGELOLA PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM)
Sukajadi Hotel 167 Bandung


Labels

PKBM (282) artikel (196) Apakah (187) MPLIK Ronaa (170) oasis (117) Kursus (108) international (108) diksetaraonline (106) Beasiswa (96) Internet sehat (88) TBM (88) Produk (67) Profil (65) BISNIS (50) instastory (50) Loker (48) Cermin (47) tutorial (47) Download (34) beasiswapendidikan (6)